Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gunung Sinabung


 Gunung ini berada di propinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten karo dekat kota Brastagi. Gunung yang letaknya, tidak jauh dari Gunung Sibayak ini mempunyai ketinggian 2.412m dpl, dan merupakan sebuah gunung api yang pada tanggal 30 agustus 2010 aktif kembali. 

Untuk mencapai gunung ini bisa dilakukan dari Medan dengan menumpang bus jurusan Kabanjahe dan turun di kota hujan Brastagi. Ada dua bus yang biasa dipakai menuju kesana yaitu Sinabung Jaya dan Sutra. Kedua bus ini berhenti atau ngetem di jalan Jamin Ginting Padang Bulan Medan. Dan dari sana dilanjutkan dengan naik angkotan pedesaan yang mempunyai nama "TAKASIMA", angkot ini berada dibelakang terminal Brastagi. Angkot Takasima ini menuju Lau Kawar yang merupakan pintu akses pendakian ke gunung Sinabung. Selain dari Lau Kawar, Gunung Sinabung juga bisa didaki dari arah Selatan yaitu dari desa Mardingding dan Desa Suka Meriah. Hanya saja kedua jalur ini sudah sangat jarang dipakai dan sudah mulai tertutup jalurnya. 
 

Rute Pendakian :
Danau Lau Kawar ( 1.425 m dpl ) ( 03°11'45.0" LU 98°23'11.1" BT )
Danau Lau Kawar ini terletak persis dikaki Gunung Sinabung dan merupakan pintu akses utama pendakian. Ditepi danau kecil ini terdapat camping ground yang sering dipadati oleh para pengunjung yang camping diakhir pekan. Hutan disekitar danu ini masih sangat asli dan lebat.

Pintu Rimba ( 1.557 m dpl ) ( 03°11'27.0" LU 98°23'10.6" BT )
Saat mulai mendaki dari Lau Kawar dan melewati perladanan penduduk akan sampai di batas hutan yang biasa disebut disana dengan "Pintu Rimba". Hati-hati melewati posisi pintu rimba ini karena terdapat persimpangan. Jalan yang benar adalah membelok kekiri dan jalan yang salah adalah yang lurus dan akan menggiring pendaki pada jalan buntu yang menyesatkan.


POS I ( 1.641 m dpl ) ( 03°11'09.9" LU 98°23'19.5" BT )
Pos I ini bisa dicapai setelah kurang lebih mendaki selama 30 menit dari Pintu
Rimba. Pos I ini tidak ada ciri-ciri khususnya hanya 2 pohon tumbang dan sedikit dataran. Pada pos ini terdapat pertigaan, jalur yang benar adalah yang lurus, sedang yang kekanan akan menuju turun dan melambung ke punggungan yang lain.

POS II ( 1.697 m dpl ) ( 03°11'00.1" LU 98°23'15.7" BT )
Pos II berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Pos I. Selepas Pos I jalan setapak terus mendaki dan kita akan mendapati beberapa jalur yang cukup terjal. Tepat sebelum Pos II terdapat sebuah tanjakan yang cukup curam kemiringannya lebih kurang 80 derajat dan cukup tinggi tinggi. Pos II sendiri merupakan sebuah
pelataran yang cukup lapang dan bisa memuat 2 tenda.

POS III ( 1.842 m dpl ) ( 03°10'52.7" LU 98°23'22.8" BT )
Pos III berjarak kira-kira 30 menit dari Pos II, Pos II sendiri jika dilihat sepintas jauh dari bentuk Pos karena berada pada sebuah tanjakan dan hanya ada tanah datar yang sempit sekali. Bahkan untuk mendirikan tenda ukuran dua orang agak susah.

POS PANDAN ( 1.962 m dpl ) ( 03°10'43.4" LU 98°23'21.2" BT )
Pos Pandan ini berada diatara Pos III dan Pos IV, dan berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Pos III. Di pos inilah kita bisa menemukan sumber air, tapi hendaknya ceklah dulu sebelum mendaki dengan petugas ranger di Lau Kawar tentang sumber air ini, terutama sekali dimusim panas.

POS IV ( 2.187 m dpl ) ( 03°10'30.0" LU 98°23'24.9" BT )
Pos IV ini berjarak sekitar 30 menit dari Pos Pandan. Pos IV ini adalah pos yang terluas di jalur Lau Kawar ini. Sebuah dataran yang cukup menampung tinga hingga empat tenda. Sebelum mencapai lokasi ini, saat keluar dari daerah Pos Pandan akan bertemu denan daerah terbuka dimana kita bisa melihat jelas danau
Lau Kawar dan pedesaan disekitarnya.

PUNCAK UTAMA (2.475 m dpl ) ( 03°10'17.3" LU 98°23'26.3" BT )
Sebelum mencapai puncak kita akan dihadapkan terlebih dahulu dengan sebuah tanjakan terjal dengan kemiringan 80 bahkan 90 derajat yang berada didaerah terbuka, tanjakan tebing batu ini dinamakan oleh pendaki setempat dengan nama "TANJAKAN PATAH HATI". Kecelakaan sering terjadi dijalur tanjakan ini, jika pendaki membawa beban ransel yang cukup besar hendaknya berhati-hati sewaktu turun melewatinya.


Didaerah puncak Sinabung terdapat tiga puncak yaitu Puncak utama, Puncak Kedua dan Puncak Batu Segal yang oleh pendaki setempat disebut sebagai puncak Flash Gordon. Ketiga puncak ini mengapit sebuah teras yang luas dan datar yang bisa dipakai sebagai lokasi untuk mendirikan tenda. Akan tetapi mengingat angina yang bertiup kencang diteras ini disarankan agar tenda yang didirikan disini merupakan tenda yang memang didisain untuk mendaki gunung bukan untuk camping biasa.

Berikut adalah waypoint koordinat dari GPS untuk rute pendakian dari Lau Kawar:
- 03°11'45.0"    LU   98°23'11.1"   BT    ketinggian   1425m    (Danau Lau Kawar)
- 03°11'37.8"    LU   98°23'15.5"   BT    ketinggian   1486m
- 03°11'27.0"    LU   98°23'10.6"   BT    ketinggian   1557m
- 03°11'09.9"    LU   98°23'19.5"   BT    ketinggian   1641m
- 03°11'08.3"    LU   98°23'16.8"   BT   ketinggian    1661m
- 03°11'00.1"    LU   98°23'15.7"   BT   ketinggian    1697m
- 03°11'54.9"    LU   98°23'19.3"   BT   ketinggian    1768m
- 03°11'52.7"    LU   98°23'22.8"   BT   ketinggian    1842m
- 03°10'43.4"    LU   98°23'21.2"   BT   ketinggian    1962m
- 03°10'33.0"    LU   98°23'23.7"   BT   ketinggian    2028m
- 03°10'32.5"    LU   98°23'21.8"   BT   ketinggian    2129m
- 03°10'30.0"    LU   98°23'24.9"   BT   ketinggian    2187m
- 03°10'20.6"    LU   98°23'26.2    BT   ketinggian    2396m
- 03°10'17.3"    LU   98°23'26.3"   BT   ketinggian    2475m
- 03°10'14.8"    LU   98°23'27.1"   BT   ketinggian    2424m    (lokasi camp)


Perijinanan Perijinan untuk pendakian ke Gunung
Untuk retribusi memasuki areal Danau Lau Kawar akan dikenakan Rp. 3.000,- per orang dan jika akan mendaki Sinabung kita diharuskan lagi untuk membayar retribusi pendakian Rp. 3.000,- orang. Selain itu photo copy KTP juga akan diminta. Di gunung Sinabung ini sudah mempunyai tatacara pengendalian sampah yang baik. Yaitu setiap pendaki akan di cek oleh petugas setempat. (yang dikenal dengan nama petugas SAR Sinabung) peralatan dan makanan yang dibawa agar. Selain memastikan para pendaki mendaki dengan peralatan yang diharuskan juga untuk memastikan pendaki akan membawa turun kembali sampah yang dihasilkan dari perbekalan logistik yang mereka bawa. Usaha ini terlihat cukup manjur, karena sewaktu kunjungan highcamp pada bulan May 2004 terlihat kawasan puncak dan jalan setapaknya bersih dari sampah. Meskipun ada sampah tapi jumlahnya tidak terlalu signifikan. Tempat Menarik ada banyak sekali tempat-tempat menarik di kawasan gunung Sinabung ini, dan semuanya masih alami dan serta bersih.

Dikawasan puncak Sinabung terdapat sebuah kawah yang cukup besar yang merupakan gabungan dari dua kawah sebelumnya. Selain puncak utama juga ada puncak Kedua dan puncak Batu Segal. Diantara puncak itu terdapat sebuah teras yang lebar. Puncak Batu Segal bisa didaki akan tetapi perlu ekstra hati-hati karena kita harus memanjatnya. Pada waktu-waktu tertentu Di Sinabung angina bertiup cukup kencang. Dan akan berbahaya jika menaiki puncak Batu Segal pada saat angin bertiup kencang. Dari puncak utama kita bisa melihat pemandangan seperti dataran tinggi Karo, Danau Lau Kawar, danau Toba, Kota Brastagi dan Kota Prapat.

2 comments for "Gunung Sinabung"

  1. Nama saya Tan dari malaysia,berminat naik ke gunung Sinabung.
    Di sini ada berapa soalan sebelum berancang naik ke gunung Sinabung.

    1.Bulan apa paling sesuai naik gunung Sinabung.kami bimbang cuaca dan musim hujan dan tidak dapat naik?

    2.Bayaran naik ke puncak Batu Segal adalah berapa Rp.berapa ? jika termasuk tour guide berapa Rp. ?

    3.Adakah ada tour guide bawa kami naik?

    4.Minimun berapa orang ? 1 atau 2 atau 3 orang untuk boleh naik ke gunung?

    5.Kami perlu awal booking atau tempah untuk naik ke gunung?

    6.Jika kami walk in dan datang tanpa booking untuk naik gunung.Bolehkah?

    7.Pukul berapa kita kena bersedia naik ke gunung?

    8.Pukul berapa kita mesti turun dari gunung dan balik ke hotel?sebelum lewat malam.

    9.Di sekitar gunung Sinabung ada tempat tinggal yang terdekat?

    10.Kami pendaki dari Malaysia kena bawa apa document lagi selain Kad Pengenalan Malaysia?

    11.Apa itu photo copy KTP?

    12.Berapa lama dari kota Medan ke Kota Brastagi?

    13.Kami nak naik gunung Sinabung kena berdaftar di mana? Kami dari Malaysia kena bawa apa document lagi?

    Sekian terima Kasih.Sila email saya secepat mungkin.

    Sila email pada saya di

    jointea10@yahoo.com

    ReplyDelete
  2. apakah anda masih berminat naik ke gunung sinabung?
    apabila anda masih berminat silahkan anda email saya di star_boy366@yahoo.com

    ReplyDelete